by

Kejam, Kakek Penjual Kendi Dipukuli Preman, Ini Kronologinya

Kabardaun.com – Sebuah foto seorang kakek tua dengan luka memar di keningnya beredar luas di media sosial. Dalam deskripsi foto tersebut, kakek tersebut menjadi korban pemukulan preman, seperti apa kronologinya?

Dalam deskripsi foto tertulis bahwa kakake tersebut terluka karena dipukuli oleh preman. Foto tersebut pertama di unggah oleh akun @ndrorobeii diunggah pada Jumat 20 April 2018 malam.

“Untuk semua temanku dimanapun kalian berada terutama yang tinggal di daerah Kudus. Tolong yang dekat merapat. Infokan ke Dinsos Kudus, kepada bapak polisi yang bertugas di wilayah Kudus. Mohon dengan sangat untuk kroscek kembali dan menindak lanjuti kejadian penganiayaan dan pemalaka terhadap kakek tua itu.”

“Tolong usut dan tangkap pelakunya. Ini tidak boleh dibiarkan. Info yang saya dapat sbb : kakek penjual celengan tanah ini dipukuli karena diperas oknum/preman, kemarin pada 19 April 2018. Kakek korban kekerasan tersebut kemudian dipindah di sekitar SMP 5 Kudus. Dengan kondisi luka seperti di foto. Namun kakek tersebut hanya diam dan tetap jualan di Perempatan Proliman. Melihat luka beliau yag cukup parah, ada warga yang membawa ke Klinik Pratama As Syifa di Langgar Dalem,” lanjutnya.

“Alhamdulilah sudah mendapatkan perawatan di sana (5 jahitan). Di dapat informasi tempat tinggal beliau di daerah Kedungwaru. Ketika ada yg pengin mengantarkan beliau ke rumah, beliau bersikeras ingin di Kudus sampai daganganya habis.”

“Untuk sementara maka pemberian warga sekitarnya dan ada juga yang membatu jajaran pegawai kesehatan Klinik Pratama As Syifa telah merawat beliau dengan biaya pribadi serta dibatu diberi jaket,” kutip Kabardaun.com dari akun itu.

Insiden tersebut langsung mendapatkan respon berupaka komentar dari warganet yang menaruh belas kasihan kepada si kakek. Akun inkapramitia menulis ‘Ya Allah paling ga tega lihat orang tua gini.”

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno G Sukahar mengatakan, informasi seorang kakek dengan luka di pelipis memang ramai di medsos.

“Kami akan cek dulu. Memang ramai di medsos,” kata Onkoseno melalui pesan pendek ke detikcom.

Diwawancara terpisah, Satpol PP Kudus Djati Solechah mengatakan, pihaknya telah ikut membantu kakek bermama Paring itu. Paring merupakan penjual kendi yang biasa mangkal di jalan Sunan Muria, Kudus.

“Di lokasi barat traffic light Barongan untuk diantar ke rumahnya karena yang heboh di masyarakat habis dipalak sama preman terluka di bagian pelipis kepala,” kata Djati saat dihubungi Kabardaun.com.

Menurutnya Paring mengalami luka ringan. Kepada Djati, Paring mengaku terluka karena jatuh, bukan karena pukulan. Paring juga sudah diantarkan ke rumahnya di Karanganyar, Demak.

“Di lokasi diterima pak Kadus Bapak Mujiono dan Bhabinkantibmas dan keluarga,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed